Selasa, 04 November 2008

Akmal, Roy dan Kebenaran



Qusnul Qhatimah menepuk-nepuk meja tamu di Kantor PWI Aceh, Senin (3/10) siang. Anak berusia 15 bulan ini berlarian mengitari meja bundar itu, Kedua orang tuanya, Akmal Ibrahim SH dan Ida Agustina dan Belasan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik sesekali memperhatikan tingkah polah putrinya itu.
Diantara wartawan ada juga yang merekam aksi bocah perempuan itu, "dia ini anak yang lahir ketika saya jadi Bupati, yang lain lahir saat saya jadi wartawan," kata Akmal terkekeh.
Setelahnya Akmal memilih diam, wartawan yang menunggu pernyataan Bupati Aceh Barat Daya usai melaporkan Roy Suryo Notodiprojo ke Poltabes Banda Aceh itu juga tidak banyak bicara, "Kita tunggu Joni," kata seorang wartawan.
Joni yang dimaksud adalah seorang wartawan, sengaja ditunggu karena pria itu merupakan sahabat Akmal, "Dulu dia pernah bermasalah dengan polisi, sebagai pengacara dan wartawan saya membelanya, sekarang saya pula yang kena masalah," Kata Akmal terkekeh.
Lantas Joni datang, Bersalaman kemudian J.Kamal Farza, Pengacara Akmal baru memberikan penjelasan tentang kliennya itu, Akmal kata Kamal mendapat 14 pertanyaan utama dari penyidik polri terkait peryataan Roy Suryo di satu hotel di Kota Banda Aceh Senin (27/10) lalu.
Sebelum bertemu wartawan, Akmal dan Ida Agustina serta Kamal yang mendampinginya berada di Mapoltabes Banda Aceh sekitar pukul 10.00 wib dan selesai memberikan keterangan sekitar pukul 14.30 wib. Akmal dan Istrinya saat itu juga sempat menjadi tamu Kapoltabes Kombes Ilsaruddin.
Dalam penjelasannya, Kamal menyebut Roy saat itu berkesimpulan perempuan dalam foto yang kini menghebohkan Aceh sepekan terakhir bukan Ida Agustina, tuntas menjelaskan kronologis kleinnya yang diperiksa polisi selaku saksi korban pencemaran nama baik itu, Pengacara yang juga sahabat Akmal itu memberikan peluang kepada Akmal dan Istrinya untuk memberikan penjelasan terkait masalah yang sedang menimpa mereka.
Dalam penjelasannya kepada wartawan sejak fotonya tersebar, Akmal menyebut dirinya sudah seperti selebreti dan harus berpindah-pindah hotel saat di Jakarta, dukungan dan simpati juga banyak disampaikan padanya baik lewat telpon maupun SMS, Kata Akmal saat Roy Suryo mengeluarkan pernyataan itu dirinya sedang di Jakarta. "Kami sudah seperti selebreti, dan harus berpindah hotel berkali-kali,"kata Akmal sembari menghempaskan nafasnya.
Bupati Abdya itu melaporkan Roy Suryo karena telah mencemarkan nama baiknya, "Roy bicara bukan pada kapasitasnya," Kata Akmal, Katanya Roy memang tidak bertemu dengannya, namun pakar telematika itu mensyaratkan bertemu bila laporan pencemaran nama baik di cabut, "Ini Smsnya, pak Roy mau bertemu bila laporannya di cabut," sela Ida Agustina.
Istri Akmal itu menyebut dirinya memang menghubungi Roy, Bahkan berencana untuk bertemu di satu hotel di Jakarta, "Tapi lima jam menunggu tidak juga datang, saya katakan kita bertemu saja di Pengadilan," kata Akmal
Roy sebut Akmal tidak hanya melukai dirinya, namun telah menciderai masyarakat dan Pemerintah Aceh Barat Daya, "Rabu ini pengacara saya akan mengajukan somasi, jadi kita belum bersikap," kata Akmal.
Selain melaporkan Roy ke Poltabes Banda Aceh, lewat pengacaranya Akmal juga melaporkan Roy secara perdata di Sleman, Yogjakarta. "Yang saya lakukan sepenuhnya untuk mendapatkan keadilan dan kebenaran," kata Akmal
Sementara Roy dalam pesan singkatnya mengaku tidak akan mengubah pernyataannya tentang perbedaan perempuan bersama Akmal dalam foto yang menghebohkan Aceh menjelang Idulfitri lalu itu dengan beberapa foto pembanding yang ditelitinya.
"Maaf bila ada issue tentang saya, mohon dikonfirmasikan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kabar bohong, Statemen saya -Insya Allah - tidak akan pernah berubah," kata Roy.
Dan roy memilih untuk tidak saling 'melemparkan statemen' yang mungkin akan membuat resah masyarakat, "Intinya saya tetap konsisten dengan sebelumnya dan kalau saya sempat minta yang bersangkutan mencabut gugatan, memang itu syarat dari rasa ketika yang bersangkutan (Red Akmal dan Ida Agustina) meminta-minta untuk bertemu tempo hari," Kata Roy.
Selanjutkan Roy menilai permintaan untuk bertemu dengan tidak mencabut gugatannya itu tidaklah pantas, "yang bersangkutan saja meminta- minta bertemu, kok Lawyernya menggugat," Kata Roy.
Pakar telematika juga menyebut dirinya juga dikirimi SMS "teror" dari yang bersangkutan dan orang-orang disekitarnya, Roy memilih tidak peduli. "cuekin saja," kata Roy dan saat di Banda Aceh Roy menyebutkan dirinya juga akan memberikan bantuan kepada siapa pun yang mencari kebenaran semampunya, karena itulah bila ada perkembangan terbaru terkait foto tersebut Roy juga bersedia memberikan bantuannya.
Terlebih Roy menyebutkan dirinya bertanggungjawab atas pernyataan itu. bahkan dirinya juga bersedia memberikan kesaksian dihadapan pihak kepolisian mau pun pengadilan. "Bila diminta saya bersedia hadir ke kabupaten Aceh Barat Daya," kata Roy.

2 komentar:

Baka Kelana mengatakan...

Wow...seru banget
siapa yang salah siapa yang benar..?

Negeri Si Gupai mengatakan...

Kita lihat saja.
oh ya ada kabar terbaru bahwa setelah melaporkan tiga warga abdya karena memfidnah sumainya, Ida Agustina kita dilaporkan balik oleh tiga mantan tersangka kasus yang kini sudah bebas dari penjara polisi selama 40 hari. mereka melaporkan ida kepolisi karena membuat keterangan palsu serta menganiaya mereka dengan memenjara ketiga penyebar foto akmal diatas ranjang dengan seorang perempuan yang hingga kini belum jelas identitasnya.